Jumat, 30 Desember 2011

Buka Bersama anak-anak X-2

Assalamu alaikum Wr.Wb.
Nah,kali ini mungkin ceritanya agak singkat,karena cuma menceritakan tentang pengalaman kami saat buka bersama.
Kami sudah lama merencanakan buka bersama ini,dan akhirnya jadi juga,waktu dan tempat sudah di tetapkan,akhirnya pada hari H,kami pun mulai berkumpul di Wong Solo(Samping SPBU Mesjid Raya Sabilal Muhtadin).Nah,saat itu saya pergi bersama-sama dengan Muji dan Azis,di perjalanan banyak kejadian lucu(tapi sepertinya tidak perlu di ceritakan,karena salah satunya mempermalukan sang penulis,haha).Sesampainya di Wong Solo langsung aja cari tempat yang bisa di dudukin(padahal sudah di booking,masih aja dulu-duluan),sambil menunggu waktu berbuka puasa kami berbincang-bincang ria,sangat banyak suara di sana,karena Wong Solo nya penuh dengan orang-orang yang mau berbuka.Dan ternyata ada anak kecil duduk di meja kami,kami coba bicara aja,nanya macam-macam,soalnya dia sendiri,tidak ada teman bicara,eh ternyata dia anak yang punya Wong Solo,buset,jadi takut.wkwk.Setelah sekian lama menunggu akhirnya suara adzan maghrib pun terdengar,wah akhirnya datang juga(di dalam hati).Langsung saja kami lahap santapan yang ada di atas meja(tepatnya di hadapan) masing-masing.Tangan banyak comal-comel,mungkin karena terlalu gembira,haha(Dan saat makan di Wong Solo ini pun sang penulis di bayarin Sofi 20rbu,haha).Setelah selesai berbuka kami pun segera ke Mesjid Raya Sabilal Muhtadin untuk melaksanakan sholat Maghrib,setelah selesai sholat kami langsung keliling keliling pasar wadai(ujar urang banjar),pasar wadai merupakan pasar yang hanya buka saat bulan puasa saja,di sana tersedia macam-macam makanan dan minuman,nyatanya sehabis maghrib masih ada yang buka tuh,jadi agak emncar nih geng sepuluh dua,dan salah satu teman kami ada yang minta di ramal,wah bahaya nih,untung aja dia gak percaya kata-kata tuh peramal,setelah itu kami pun berkumpul di siring(semacam tempat berkumpul berbagai macam komunitas,padahal arti sebenarnya kalau tidak salah adalah tempat di sebelah selokan atau sungai,aku juga gak tau,tapi kalau gak salah sih itu,silahkan cari sendiri arti sesungguhnya ya,haha).Nah di sana kami berfoto-foto ria bagaikan model majalah terkenal,dan pada saat kami sedang memandangi sungai di gelapnya malam,ternyata ada pengamen,dan salah satu teman kami sudah bilang kalo di lewatin aja,mungkin ada kesalahpahaman antara pihak kami dengan dia sehingga terjadi masalah kecil.Tidak terasa ternyata sudah agak malam,karena binian(perempuan/cewe) kelas kami tidak boleh pulang terlalu larut,jadi kami bersegera pulang,namun ada rombongan kecil yang pergi ke tarakan(semacam tempat makan-makan dan minum-minum,mungkin itu artinya,aku juga gak tau),nah di sana kami mesan minuman,ada yang minum es nyiur(es kelapa) dan ada juga yang makan+minum es campur,Alhamdulillah semua itu di tanggung oleh Sofi dan Neta,haha.Akhirnya kami pulang,kami mengikuti Neta mengantar Sofi ke rumahnya(rumah Sofi),takutnya terjadi apa-apa.Setelah mengantarkan Sofi pun kami pulang ke rumah masing-masing,jalurnya sama,ke arah pal 6,ternyata Neta mengemudikan sepeda motornya sangat cepat,para lelaki pun tertinggal di belakang,wah ternyata Neta ada bakat jadi pembalap,hehe

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar